Investor menunggu hasil pemilihan paruh waktu AS
Harga emas bergerak melemah pada Selasa setelah mencatat rebound lebih dari 2% pada sesi sebelumnya. Dalam laporan Reuters, emas spot turun 0,5% ke US$3.926,52 per troy ounce, sementara kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember turun 0,8% ke US$3.936,30.
Pelaku pasar menunggu hasil pemilihan paruh waktu Amerika Serikat dan menilai dampaknya terhadap sentimen risiko. Di tengah ketidakpastian, emas belum sepenuhnya berfungsi sebagai tujuan perlindungan karena sebagian investor masih menjual aset untuk menutup kerugian dan kebutuhan margin di pasar lain.
Ekspektasi suku bunga The Fed masih menjadi beban
Emas tidak memberikan bunga. Karena itu, ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi dapat mengurangi daya tarik logam mulia dibandingkan instrumen berbunga. Reuters melaporkan bahwa pelaku pasar memperhitungkan peluang 74% kenaikan suku bunga Federal Reserve pada Desember. Angka ini merupakan ekspektasi pasar, bukan keputusan resmi bank sentral.
Harga minyak turun, kekhawatiran inflasi mereda
Harga minyak turun lebih dari 7% pada Senin, sehingga kekhawatiran terhadap tekanan inflasi energi sedikit mereda. Namun, arah harga emas tetap dipengaruhi oleh kombinasi dolar AS, imbal hasil obligasi, data ekonomi, dan perkembangan hubungan AS–Iran.
Inti pasar: rebound sesi sebelumnya belum cukup untuk menyatakan tren bullish telah pulih. Pergerakan berikutnya perlu dikonfirmasi oleh data ekonomi dan perubahan ekspektasi suku bunga.